Kepala Dinas

Login Anggota

Video

Who's Online

Ada 3 tamu online

Pooling

Bagaimana kinerja DINAS PERIKANAN & KELAUTAN Kabupaten Indramayu
 
ANALISA USAHA PEMBENIHAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis sp.) PDF Cetak Email
Kamis, 14 Juli 2016 13:08

Baca selengkapnya...
 
NADRANAN (PESTA MASYARAKYAT NELAYAN) KARANGSONG 2016 PDF Cetak Email
Kamis, 14 Juli 2016 12:58

 

Nadran adalah sebuah tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh nelayan Indramayu setiap dua minggu setelah Lebaran Idul Fitri. Kata Nadran sendiri berasal dari kata nadzar atau nadzaran atau nadran yang berarti kaul atau syukuran.

Acara yang digelar sejak hari Senin tanggal 11 Juli 2016 hingga Jum’at tanggal 15 Juli 2016 ini menghadirkan berbagai acara dari pengajian, pagelaran wayang ruwat, lomba dayung perahu sampan, angkat es balok, menganyam jaring, dan pada hari ini adalah pelepasan meron ke laut lepas sekitar 2 km dari TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Karangsong.

Syukuran nelayan masyarakat Indramayu ini diadakan sebagai tradisi atas rezeki melimpah yang telah diberikan Tuhan kepada para nelayan baik berupa keselamatan ketika berlayar di laut maupun hasil ikan yang melimpah sepanjang tahun lalu. Prosesi Nadran diawali dengan acara keagamaan, ruwatan, pagelaran tari-tarian, pertandingan olah raga, hiburan rakyat tradisional dan modern.

Salah satu komponen terpenting dalam Nadran adalah Meron. Meron merupakan sebuah miniatur perahu yang di dalamnya berisi kepala kerbau, kulit kerbau, dan berbagai macam sesaji yang nantinya akan diangkut kedalam perahu sungguhan untuk kemudian dilarungkan ke laut.

Sebelum dilarungkan ke laut, Meron akan dikawal para nelayan ke laut hingga dilarungkan. Para penumpang kapal yang ikut mengawal tadi akan terjun ke laut demi memperebutkan segala sesaji dari meron yang dilarungkan ke laut tadi.

Pada tahun 2016 ini selain acara ritual wajib nadran tadi juga akan diisi dengan 2 acara yang baru yaitu pemecahan rekor makan sop gombyang dan Olimpiade nelayan yang menampilkan team-team perwakilan abk (anak buah kapal) dan nahkoda, lomba foto, lomba selfie.

Karena keinginan masyarakat yang begitu besar terhadap acara ini maka tidak heran jalanan menuju ke Karangsong dari Pusat kota Indramayu ditutup dan dialihkan dari Jalan Pahlawan. Tetapi kemacetan tidak terbendung karena ada arak-arakan kesenian tradisional Kuda Depok, Kuda Lumping dan kesenian lainnya yang merupakan sumbangan dari juragan kapal yang ada di Karangsong.

Begitu juga di pinggir pantai Karangsong, masyarakat sangat antusias yang ingin melihat iring-iringan kapal pembawa meron membludak hingga sepanjang pantai Karangsong disesaki oleh pengunjung yang ingin mengetahui kegiatan tahunan ini. Mereka datang dari berbagai daerah di Indramayu dan luar kota Indramayu.

Selain itu banyak pengunjung juga yang ingin melihat keindahan hutan mangrove dari dekat dan menikmati Pantai Karangsong untuk mengisi waktu liburan lebaran yang masih berlangsung hingga hari Minggu nanti.

Kegiatan Nadran sendiri masih berlangsung hingga dua hari ke depan dengan agenda olimpiade nelayan, dan pagelaran orkes dangdut. Acara ini membawa angin segar bagi pariwisata di Indramayu jika digarap secara baik dan profesional.

1. Gambar MERON

 
TEKNIS DEMPOND BUDIDAYA GURAME DENGAN SISTEM SEGMENTASI DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2016 PDF Cetak Email
Kamis, 28 Januari 2016 00:00

Pendahuluan

Latar belakang

Usaha Budidaya ikan gurame sampai sekarang banyak diminati masyarakat, dikarenakan dalam perlakuan proses budidayanya sangat mudah. Sampai saat ini, Kabupaten Indramayu baru memiliki 73 hektar lahan yang membudidayakan gurame, dengan penerapan teknologi sederhana yaitu mengunakan media kolam tanah dan terpal sebagai wadah dari proses budidaya. Perkembangan dalam proses budidaya sampai sekarang khususnya ikan gurame, dengan jangka waktu produksi sampai panen (mandapat uang) membutuhkan waktu yang lama antara 8 s/d 14 bulan. Ditinjau dari segi ekonomi pembudidaya ikan gurame sangat menguntungkan, namun jika dilihat secara teknis pemeliharaannya membutuhkan waktu yang lama. Dalam hal ini untuk mempercepat, penghasilan bagi pembudidaya ikan gurame bisa diupayakan dengan menggunakan proses budidaya dengan sistem segmentasi.

Baca selengkapnya...
 
PETUNJUK TEKNIS DEMONTRASI PERCONTOHAN ( DEMPOND ) BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN PAKAN ( FELET ) TENGGELAM TH 2016 PDF Cetak Email
Senin, 01 Pebruari 2016 00:00

Pendahuluan

Latar belakang

Usaha Budidaya lele sampe sekarang banyak diminati masyarakat dikarenakan dalam perlakuannya sangat mudah tidak memerlukan lahan yang luas, Kabupaten Indramayu  sampai sekarang luas lahan yang membudidayakan lele baru 450 ha, dengan penerapan teknologi sederhana sampai ke madya pada lahan mengunakan tanah dan terpal sebagai wadah dari proses budidayanya,perkembangan dalam proses budidaya sampai sekarang dalam khususnya pakan (pellet) lele senang menggunakan jenis terapung. Ditinjau dari segi ekonomi dengan menggunakan pakan tersebut keuntungan bagi pembudidaya lele sangat kecil dikarenakan harga pakan terapung semakin mahal dan tidak setabil (fluktuasi harga), dilihat secara biologi kehidupan lele pada dasarnya lele memakan makanan yang ada didasar kolam, dalam hal ini untuk menambah penghasilan bagi pembudidaya lele secara alternatifnya diupayakan dengan menggunakan pakan (pellet) lele jenis tenggelam, karena pakan ini harganya lebih murah.

Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Halaman 1 dari 12