Profil Diskanla 2017

  1. PENDAHULUAN

 

Kabupaten Indramayu adalah salah satu wilayah dengan kondisi ekologis dan geografis yang potensial untuk pengembangan usaha perikanan dan kelautan yang menyeluruh meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan hasil perikanan dan kelautan dan produksi garam rakyat. Dengan potensi yang dimiliki, maka Kabupaten Indramayu memiliki kontribusi perikanan dan kelautan terbesar di Propinsi Jawa Barat.  Yaitu kegiatan perikanan tangkap meliputi penangkapan ikan di laut dan di perairan umum. Kegiatan budidaya perikanan meliputi budidaya ikan di tambak air payau, budidaya ikan di kolam air tawar dan budidaya ikan di laut. Kegiatan pengolahan hasil perikanan dan kelautan menjadi faktor pendorong upaya peningkatan produksi perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu. Kegiatan produksi garam rakyat merupakan daerah penghasil produksi garam terbesar di Jawa Barat.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menetapkan Program Industrialisasi Perikanan dan Kelautan sebagai bagian dari strategi besar (grand strategy) KKP dengan pendekatan konsep “Revolusi Biru”. Peningkatan produksi kelautan dan perikanan diupayakan agar dapat meningkatkan pendapatan nelayan serta pembudidaya ikan. Peningkatan pendapatan ini merupakan salah satu isu strategis daerah dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor daya beli. Pembangunan sektor perikanan dan kelautan merupakan salah satu program unggulan daerah di Kabupaten Indramayu.  Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki arah kebijakan umum yang bersinergi dengan gagasan atau kebijakan KKP-RI dengan menempatkan peningkatan produksi sektor perikanan dan kelautan.  Peningkatan produksi perikanan dan kelautan di Indramayu meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, produksi garam rakyat dan pengolahan hasil perikanan dan kelautan.

Tujuan dari Penyusunan Profil Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu adalah agar tersedianya data/informasi yang memadai  dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen dan pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan yang optimal dan lestari, serta tujuan khusus yaitu:

  1. Menyediakan data/informasi umum potensi sumberdaya perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu.
  2. Menyediakan data/informasi tentang upaya-upaya pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu.
  3. Menyediakan data/informasi untuk bahan penyusunan perencanaan program sektor perikanan dan kelautan di tahun mendatang pada sektor perikanan pada skala lokal dan nasional.

 

  1. VISI DAN MISI DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

 

  • Visi

 

 

Visi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu yaitu:  “Menjadikan Usaha Perikanan dan Kelautan Maju dan Lestari “

 

  • Misi

 

Misi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu :

1)     Meningkatkan Kualitas SDM Pengelola Kegiatan dan Usaha di Bidang Perikanan dan Kelautan,

2)     Meningkatkan Produksi dan Produktivitas Usaha Perikanan dan Kelautan,

3)     Meningkatkan Sarana dan Prasarana serta Permodalan Perikanan dan Kelautan,

4)     Perlindungan dan Pemulihan Sumberhayati Perikanan dan Kelautan uuntuk usaha perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

 

  • Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Perikanan dan Kelautan

 

Strategi Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Indramayu 2016-2021 adalah:

1)     Meningkatkan produktivitas kerja aparatur Dinas Perikanan dan Kelautan,

2)     Meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, kemandirian dan ketangguhan SDM dan Kelembagaannya dalam bisnis perikanan dan kelautan,

3)     Intensifikasi usaha perikanan dan kelautan

4)     Ekstensifikasi usaha perikanan dan kelautan

5)     Diversifikasi usaha perikanan dan kelautan

6)     Revitalisasi usaha perikanan dan kelautan

7)     Efisiensi dan Efektivitas Proses Produksi

8)     Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana dan permodalan perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan serta pemasaran hasil perikanan dan garam rakyat,

9)     Meningkatkan fungsi laut, pesisir dan pulau-pulau kecil bagi kesejahteraan masyarakat,

10)  Mengoptimalkan keberlangsungan pembangunan perikanan dan kelautan yang berprestasi,

11)  Melindungi, memulihkan dan melestarikan sumberdaya perikanan dan kelautan,

12)  Pemberdayaan Masyarakat Perikanan dan Kelautan

13)  Aksesibilitas pasar dan permodalan usaha,

14)  Meningkatkan Penanganan Abrasi dan Sedimentasi.

Arah kebijakan pembangunan perikanan budidaya tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

1)     Meningkatkan hasil produksi perikanan dan kelautan;

2)     Meningkatkan nilai jual produk perikanan dan kelautan;

3)     Menekan lossis produk perikanan dan kelautan;

4)     Pengelolaan pesisir, pantai dan pulau-pulau kecil secara optimal dam lestari.

 

 

  • Prioritas Kebijakan Umum Pembangunan Perikanan dan Kelautan

 

 

Dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan perikanan dan kelautan maka telah ditetapkan prioritas kebijakan yang dijadikan landasan dalam pelaksanaan program dan kegiatan perikanan dan kelautan.   Adapun prioritas kebijakan umum pembangunan perikanan dan kelautan adalah :

  1. Peningkatan produksi perikanan dan kelautan,
  2. Peningkatan nilai jual produk perikanan dan kelautan,
  3. Penurunan Losses ( kehilangan hasil ) produk perikanan dan kelautan,
  4. Peningkatan pengelolaan kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil.

 


 

III.       STRUKTUR  ORGANISASI  DINAS

 

Untuk dapat menjalankan tugas yang telah dibebankan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu memiliki struktur organisasi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 08 Tahun 2008 Tentang Dinas Daerah Kabupaten Indramayu. Tata Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. Adapun struktur organisasi secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut :

 

Susunan Organisasi 

 

Susunan Organisasi Dinas Perikanan dan Kelautan, terdiri dari :

  1. Kepala.

 

  1. Sekretariat, membawahkan :
  2. Sub Bagian Keuangan, Umum dan Kepegawaian;
  3. Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi.

 

  1. Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, membawahkan :
  2. Seksi Pendampingan Nelayan Kecil;
  3. Seksi Kemitraan Usaha, Teknologi dan Informasi;
  4. Seksi Pembinaan Kelembagaan Nelayan Kecil.

 

  1. Bidang Bina Usaha dan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan, membawahkan ;
  2. Seksi Bina Usaha Perikanan;
  3. Seksi Penerbitan SIUP dan TPUPI;
  4. Seksi Pengelolaan dan Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan.
  5. Bidang Perikanan Budidaya, membawahkan :
  6. Seksi Bina Sarana dan Prasarana Kawasan Budidaya;
  7. Seksi Bina Produksi Perikanan;
  8. Seksi Pembenihan Ikan.

 

  1. UPTD Perikanan dan Kelautan
  2. Kelompok Jabatan Fungsional (Penyuluh Perikanan dan Kelautan)

 

 

 

 

 

  1. TARGET RPJMD 2016 – 2021

DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN (I K U)

 

No TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA Target Kinerja (Tahun)  
2016 2017 2018 2019 2020 2021
1. Meningkat kan produksi perikanan dan kelautan Meningkat  nya produksi perikanan dan kelautan 14,48% per tahun Produksi Perikanan dan Kelautan (Ton)
a. Laut 147.985,59 152.425,37 156.998,13 161.708,07 166.559,32 171.556,10
b. Perairan Umum 5.937,23 6.115,35 6.298,81 6.487,77 6.682,40 6.882,88
c.  Tambak 165.973,54 174.272,22 182.985,83 192.135,12 201.741,88 211.828,97
d. Kolam 110.649,03 116.181,48 121.990,55 128.090,08 134.494,59 141.219,31
e. Mina Padi 0 0 0 0 0 0
f.   Budidaya di Laut 0 0 0 0 0 0
g. Olahan Perikanan 42.190,05 44.299,55 46.514,53 48.840,26 51.282,27 53.846,38
h. Garam Rakyat 332.978,48 349.627,40 367.108,77 385.464,21 404.737,42 424.974,29
2. Meningkat kan pendapatan pelaku usaha perikanan dan kelautan Meningkat nya pendapatan pelaku usaha perikanan & kelautan 34,47 per tahun Rata-rata Pendapatan Bruto Pelaku Usaha Perikanan dan Kelautan (Rp./Org/Thn) 102.835.995 107.977.795 113.376.685 119.045.519 124.997.795 131.247.685
3. Meningkat kan lapangan kerja dan kesempatan berusaha sektor perikanan Meningkat nya lapangan kerja  (penyerap an tenaga kerja  2,82 % per thn) Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan (Orang) 100.265 101.267 102.280 103.303 104.336 105.379
4. Meningkat kan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan Meningkat nya gizi masyarakat melalui konsumsi ikan,  2 % per tahun Konsumsi Ikan (Kg./Kap./Thn) 45,96 46,88 47,82 48,77 49,75 50,74
5. Meningkat kan PAD sektor Perikanan dan Kelautan Meningkat nya PAD 5 % per tahun PAD sektor perikanan dan kelautan (Rp./Thn) 11.428.637.798 12.000.069.687 12.600.073.172 13.230.076.830 13.891.580.672 14.586.159.705
6. Meningkat kan komoditas ekspor Meningkat kan komoditas ekspor 1,2 % per thn. Komoditas ekspor (Kg./Thn) 47.774,50 48.347,79 48.927,96 49.515,10 50.109,28 50.710,59

 


 

  1. TARGET DAN REALISASI  RPJMD  TAHUN 2016

DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

 

No. TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA Target Kinerja Tahun 2016 Realisasi Tahun 2016 Capaian Kinerja (%)
1. Meningkat kan produksi perikanan dan kelautan Meningkat  nya produksi perikanan dan kelautan 14,48% per tahun Produksi Perikanan dan Kelautan (Ton)
a. Laut 147.985,59           139.048,57 93,96
b. Perairan Umum 5.937,23               9.815,51 165,32
c. Tambak 165.973,54           178.143,53 107,33
d. Kolam 110.649,03             82.866,65 74,89
e. Mina Padi 0 0 0
f.  Budidaya di Laut 0 0 0
g. Olahan Perikanan 42.190,05 42.344 100,36
h. Garam Rakyat 332.978,48               1.510,09 0,45
2. Meningkat kan pendapatan pelaku usaha perikanan dan kelautan Meningkat nya pendapatan pelaku usaha perikanan & kelautan 34,47 per tahun Rata-rata Pendapatan Bruto Pelaku Usaha Perikanan dan Kelautan (Rp./Org/Thn) 102.835.995 85.486.946,53 83,13
3. Meningkat kan lapangan kerja dan kesempatan berusaha sektor perikanan Meningkat nya lapangan kerja  (penyerap an tenaga kerja  2,82 % per thn) Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan (Orang) 100.265 99.654 99,39
4. Meningkat kan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan Meningkat nya gizi masyarakat melalui konsumsi ikan,  2 % per tahun Konsumsi Ikan (Kg./Kap./Thn) 45,96 46,04 100,17
5. Meningkat kan PAD sektor Perikanan dan Kelautan Meningkat nya PAD 5 % per tahun PAD sektor perikanan dan kelautan (Rp./Thn) 11.428.637.798   10.481.461.529 91,71
6. Meningkat kan komoditas ekspor Meningkat kan komoditas ekspor 1,2 % per thn. Komoditas ekspor (Kg./Thn) 47.774,50             63.438,42 132,79

 


 

  1. INDIKATOR MAKRO KINERJA TAHUN 2016

DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

KABUPATEN INDRAMAYU

 

No. U R A I A N  Tahun 2014  Tahun 2015 Tahun 2016
1 Pengembangan Perikanan      
a. Perahu  Kapal (Unit) 6.057 6.059 6.059
b. Alat Tangkap (Unit) 9.130 9.117 9.602
c. Luas Tambak (Ha) 22.514,07 22.514,07 22.514,07
d. Luas Kolam Air Tawar (Ha) 533,87 533,87 560,87
e. Budidaya Laut (Unit) 182,00  

f. Luas Perairan Umum (Ha) 966,00 966,00 966,00
g. Luas Mina Padi (Ha)
h. Luas Lahan Penggaraman (Ha) 2.714 2.714 2.714,46
2 Produksi  Perikanan  (Ton)                 403.893,89                    407.125,59  

433.678,99

a. Laut / Perikanan Tangkap 126.782,92 136.091,48 139.048,57
b. Tambak 180.821,05 163.133,37 178.143,53
c. Kolam Air Tawar 70.641,45 78.308,34 82.866,65
d. Perairan Umum 7.568,02 7.584,05 9.815,51
e. Budidaya Laut
f. Budidaya Rumput Laut 18.080,45 22.008,35 23.804,73
g. Mina Padi
3 Produksi Olahan Konsumsi Hasil Perikanan dan Kelautan (Ton) 35.360 40.181 42.344
4 Nilai Produksi Olahan Konsumsi Hasil Perikanan (Rp. X 1.000,-) 621.995.000 932.125.000 1.028.955.707
5 a. Produksi Garam Rakyat (Ton)                       311.505                    317.122,36  

1510,09

b. Nilai Produksi Garam Rakyat (Rp x 1000,-) 187.426.390 149.047.509,2 418.138
6 Nilai  Produksi  (Rp. X 1.000,-) 7.977.375.386 8.665.729.635  
a. Laut / Perikanan Tangkap 2.139.360.710 2.463.664.322 2.413.781.346
b. Tambak 4.636.245.329 4.871.512.235 3.529.998.586
c. Kolam Air Tawar 1.047.477.943 1.176.032.206 1.026.441.767
d. Perairan Umum 119.464.104 119.396.222 158.330.124
e. Budidaya di Laut
f. Budidaya Rumput Laut 34.827.300 35.124.650 55.931.610
g. Mina Padi
7 a. Pendapatan Bruto Pembudidaya / Nelayan (Rp./ tahun) 75.592.667 112.499.573 85.48.947
  b. Pendapatan Bruto Pengolah Hasil Perikanan dan Kelautan (Rp./ tahun) 99.374.794 119.441.953 155.807.51
  c. Pendapatan Bruto Petani Garam (Rp./ tahun) 4.321.769 11.061.040 31.031
8 Konsumsi Ikan (Kg/Kapita/Thn) 44,39 45,06 46,04
9 Penyerapan Tenaga Kerja (Orang) 98.184 98.308 99.654
a. Nelayan dan Juragan 40.545 40.655 40.655
b. Pembudidaya Ikan di Tambak 17.754 17.754 17.754
c. Pembudidaya Ikan di Kolam 12.000 12.007 12.007
d. Pembudidaya  di Laut 98  

e. Penangkap Ikan di Perairan Umum 6.613 6.613 6.613
f. Pengolah Produk Perikanan 6.604 6.604 6.604
g. Pedagang Ikan / Bakul Ikan 1.200 1.200 2.546
h. Penggarap Garam Rakyat 13.370 13.475 13.475
10 PAD Sektor Perikanan (Rp. X 1000,-) 9.017.613,78 10.884.416,95 10.481.461.529
11 Jumlah PPI / TPI 14 14 14
12 Produksi Benih BBI Cipancuh ( Ekor) 11.937.000 2.675.516.000 3.064.128.000
13 Analisis di Laboratorium Kualitas Air dan Kesehatan Ikan (Sampel) 877 820 893
15 Komoditas Ekspor (Ton/thn) 13,35 47.208,00 63.438,42
16 Nilai Komoditas Ekspor (Rp. X 1.000,-) 430.143.816 519.288.000 697.822.620
17 Nilai Investasi Sektor Perikanan dan Kelautan (Rp. / Tahun x 1.000,-) 28.613.043.941 28.613.043.941 28.613.043.941

 


 

VII.      TARGET IKK (INDIKATOR KINERJA KUNCI) TAHUN  2016  URUSAN PILIHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN.

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan. Sektor Kelautan dan Perikanan masuk dalam Urusan Pilihan. Urusan pilihan kelautan dan perikanan mempunyai 2 (dua) Indikator Kinerja Kunci (IKK)  yaitu; Produksi Perikanan (Ton) dan konsumsi ikan (Kg/Kapita/Tahun).

Besaran target IKK ditentukan dan ditandatangani bersama dalam bentuk kontrak kinerja oleh Dirjen-Dirjen pada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu pada Tanggal 26 Maret 2010 di Bandung.

 

 

NO

URUSAN NO IKK RUMUS CAPAIAN KINERJA SUMBER DATA**)
URUSAN PILIHAN
 

1

 

Kelautan dan Perikanan

1 Produksi Perikanan 

(Ton / Tahun)

433.678,99
————— x 100%
     466.798,42
92,90% Dinas Perikanan dan Kelautan
2 Konsumsi Ikan

(Kg / Kapita / Tahun)

46,04
———- x 100%
45,06
102,17 % Dinas Perikanan dan Kelautan

 

 

 

VIII.               SUMBERDAYA MANUSIA DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN KABUPATEN INDRAMAYU

 

 

No. Uraian Jumlah Pegawai (Orang)
1 2 3
1 Jumlah Pegawai Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan
a.   SD
b.   SLTP
c.    SLTA 22
d.   Diploma (D.I – D.III) 6
e.   S-1 dan D.IV 34
f.     S-2 5
g.   S-3
  J U M L A H  = 67
2 Jumlah Pegawai Berdasarkan Pangkat/Golongan
a.   Golongan IV 8
b.   Golongan III 50
c.    Golongan II 9
d.   Golongan I
e.    Tenaga Kontrak Kementerian Kelautan dan Perikanan 17
f.     Tenaga Lepas Harian / Magang /Jaga Malam 42
  J U M L A H  = 126
3 Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan
a.   Jabatan Struktural 32
b.   Jabatan Fungsional (Penyuluh Perikanan) 10
c.    Non Jabatan 25
  J U M L A H  = 67

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

  1. PELAYANAN PUBLIK  DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN

 

Berdasarkan hasil penilaian kinerja tingkat akuntabilitas dan pelayanan publik pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu berdasarkan evaluasi kinerja pada tahun 2016 masuk kategori BAIK 

Pada pelaksanaan tahun 2016 beberapa kebijakan dan kegiatan strategis yang telah dilaksanakan dalam upaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Pelayanan Gratis Uji Sampel Kualitas Air dan Kesehatan Ikan serta Hama Penyakit Ikan (PCR) bagi masyarakat serta peningkatan penyebarluasan informasi kualitas air dan hama penyakit ikan melalui media masa dan surat edaran;
  2. Pelayanan Gratis penyebaran Peta Informasi Daerah Penangkapan Ikan (IDPI) melalui SMS Center dan Lead Display di Kantor serta Informasi Prakiraan Iklim / Cuaca Laut;
  3. Pengerukan Muara dan Alur Sungai di lokasi-lokasi muara sungai yang memiliki TPI/PPI sehingga dapat berfungsi sepanjang tahun secara optimal melalui operasionalisasi kapal keruk yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah,
  4. Pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) dan Pembangunan HSRT (Hacthery Skala Rumah Tangga) untuk menyediakan stock benih ikan yang berkualitas;
  5. Penanganan dan mitigasi bencana alam laut seperti abrasi dan rob air laut;
  6. Pelayanan Perijinanan Gratis usaha perikanan dan kelautan (kewenangan pemerintah kabupaten) dilaksanakan secara gratis, dan dilakukan satu atap oleh Badan Perijinan dan Penanaman Modal;
  7. Peningkatan Mutu Produk Olahan Perikanan yang berkualitas dan higienis dan berdaya saing;
  8. Peningkatan bimbingan dan pembinaan teknis perikanan dan kelautan secara berkala dan berkesinambungan pada para pelaku usaha perikanan dan kelautan,
  9. Penebaran ikan spesifik lokal di perairan umum, situ, waduk, sungai, perairan laut dan genangan air dalam upaya untuk meningkatkan stock populasi ikan/udang diperairan umum dan laut,
  10. Pembinaan dan Pengawasan kegiatan Pelelangan Ikan di seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI/PPI) sehingga berfungsi optimal berdasarkan peraturan yang berlaku,
  11. Berfungsinya Pasar Ikan Hygienis (PIH) secara optimal, pengembangan produk olahan hasil-hasil perikanan dan kelautan yang berkualitas dan berdaya saing di pasaran,
  12. Terbentuknya kawasan sentra-sentra perikanan dan kelauatan, seperti budidaya perikanan sesuai dengan cara budidaya ikan yang baik (CBIB) dan bersertifikasi; pengembangan minapolitan perikanan tangkap, minapolitan garam, minapolitan pengolahan hasil perikanan dan kelautan, minapolitan budidaya perikanan;
  13. Optimalisasi pengelolaan potensi perikanan dan kelautan secara lestari bagi tercapainya kebijakan umum pembangunan perikanan dan kelautan meliputi peningkatan produksi, peningkatan nilai tambah, peningkatan pengelolaan pulau-pulau kecil dan penurunan losses (kehilangan hasil),
  14. Peningkatan pelayanan prima bidang perikanan dan kelautan melalui penyiapan sumberdaya manusia dan sarana prasarana perikanan kelautan secara proporsional berdasarkan kapasitasnya masing-masing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

  1. PENUTUP

 

  1. Tahun 2016 pencapaian target RPJMD pada Dinas Perikanan dan Kelautan terdiri atas 6 komponen yaitu : produksi, komoditas ekspor, penyerapan tenaga kerja, konsumsi ikan, pendapatan bruto, dan PAD. Target dan realisasi RPJMD yaitu Produksi Perikanan dan Kelautan dengan target 466.798,42 ton, tercapai 433.678,99 ton (92,90%). Target produksi olahan perikanan 42.190,05 ton, tercapai 42.344 ton (100,36%). Target produksi garam rakyat sebesar 332.978,48 ton, tercapai 1.510,09 ton (0,45%). Target pendapatan bruto/kotor pembudidaya/nelayan sebesar Rp. 102.835.995,75,- tercapai Rp. 85.486.947,- (83,13%). Target konsumsi makan ikan per kapita/tahun sebesar 45,06 kg/kap./tahun, tercapai 46,04 kg./kap./tahun (102,17%).  Target penyerapan tenaga kerja pada sektor perikanan dan kelautan sebanyak 100.265 orang, tercapai 99.654 orang (99,39%).  Target PAD sebesar Rp. 11.428.637.797,5,- tercapai sebesar Rp. 10.481.461.529,- (91,71%). Target komoditas ekspor sebesar 47.774,50 kg/tahun, tercapai sebesar 63.438,42 kg/tahun (132,79%). Target nilai investasi sektor perikanan sebesar Rp. 10.505.000.000,- tercapai Rp. 28.613.043.941,- (185,34%).
  2. Pencapaian Target Indikator Kinerja Kunci (IKK.III.03) Urusan Pilihan Kelautan dan Perikanan Tahun 2016 terdiri atas 2 indikator, yaitu : produksi perikanan dan konsumsi makan ikan. Target Produksi Perikanan adalah 466.798,42 Ton/Tahun tercapai 433.678,99 Ton/Tahun atau (92,90%). Target Konsumsi ikan adalah 45,06 Kg./Kapita/Tahun capaian target 46,04 Kg./Kap./Tahun (102,17%).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *