Kepala Dinas

Login Anggota

Video

Who's Online

Ada 6 tamu online

Pooling

Bagaimana kinerja DINAS PERIKANAN & KELAUTAN Kabupaten Indramayu
 
PETUNJUK TEKNIS DEMPOND BUDIDAYA LELE MENGGUNAKAN PAKAN (PELET) TENGGELAM DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2014 PDF Cetak Email
Senin, 10 Maret 2014 09:08

I. Pendahuluan

1. Latar Belakang

Usaha Budidaya lele sampe sekarang banyak diminati masyarakat dikarenakan dalam perlakuannya sangat mudah tidak memerlukan lahan yang luas, Kabupaten Indramayu  sampai sekarang luas lahan yang membudidayakan lele baru 450 ha, dengan penerapan teknologi sederhana sampai ke madya pada lahan mengunakan tanah dan terpal sebagai wadah dari proses budidayanya, perkembangan dalam proses budidaya sampai sekarang dalam khususnya pakan (pellet) lele senang menggunakan jenis terapung. Ditinjau dari segi ekonomi dengan menggunakan pakan tersebut keuntungan bagi pembudidaya lele sangat kecil dikarenakan harga pakan terapung semakin mahal dan tidak setabil (fluktuasi harga), dilihat secara biologi kehidupan lele pada dasarnya lele memakan makanan yang ada didasar kolam, dalam hal ini untuk menambah penghasilan bagi pembudidaya lele secara alternatifnya diupayakan dengan menggunakan pakan (pellet) lele jenis tenggelam, karena pakan ini harganya lebih murah.

2. Maksud dan Tujuan

Sebagai acuan / pedoman pelaku percontohan budidaya lele dengan menggunakan pakan (pellet) jenis tenggelam.

Baca selengkapnya...
 
TEKNIS DEMPOND BUDIDAYA GURAME DENGAN SISTEM SEGMENTASI DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2014 PDF Cetak Email
Senin, 03 Maret 2014 00:00

I. Pendahulaun

1. Latar Belakang

Usaha Budidaya ikan gurame sampai sekarang banyak diminati masyarakat, dikarenakan dalam perlakuan proses budidayanya sangat mudah. Sampai saat ini, Kabupaten Indramayu baru memiliki 73 hektar lahan yang membudidayakan gurame, dengan penerapan teknologi sederhana yaitu mengunakan media kolam tanah dan terpal sebagai wadah dari proses budidaya. Perkembangan dalam proses budidaya sampai sekarang khususnya ikan gurame, dengan jangka waktu produksi sampai panen (mandapat uang) membutuhkan waktu yang lama antara 8 s/d 14 bulan. Ditinjau dari segi ekonomi pembudidaya ikan gurame sangat menguntungkan, namun jika dilihat secara teknis pemeliharaannya membutuhkan waktu yang lama. Dalam hal ini untuk mempercepat, penghasilan bagi pembudidaya ikan gurame bisa diupayakan dengan menggunakan proses budidaya dengan sistem segmentasi.

2. Maksud dan Tujuan

Sebagai acuan/pedoman pelaku percontohan budidaya ikan gurame dengan proses budidaya sistem segmentasi.

Baca selengkapnya...
 
PENGESAHAN PROGRAMA PENYULUHAN PERKANAN DAN KELAUTAN TAHUN 2014 DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN KAB. INDRAMAYU PDF Cetak Email
Rabu, 26 Pebruari 2014 09:20

 

Penyusunan Programa Penyuluhan Perikanan bagi penyuluh dilakukan setiap awal tahun di Kabupaten Indramayu, telah dilaksanakan pengesahan pada tanggal 11 Februari 2014 melalui kegiatan Pengesahan Programa Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu.

Pengesahan programa penyuluhan perikanan dan kelautan dilaksanakan di Aula Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. Kegiatan pengesahan programa ini dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri dari Kadis Perikanan Provinsi, Kadis Perikanan Kab. Indramayu, Kabid-kabid semua bidang Diskanla, Penyuluh Perikanan PNS, PPTK dan Swadaya, serta Ka. UPTD Perikanan dan Kelautan  masing-masing kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Pengesahan Programa Penyuluhan dibuka secara resmi oleh Kadis Perikanan dan Kelautan Kab. Indramayu (Ir. Abdur Rosyid Hakim). Melalui sambutannya Kadis Diskanla Kab. Indramayu menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Kadis Perikanan Provinsi Jawa Barat yang berkenan hadir dalam kegiatan pengesahan programa penyuluhan karena ini merupakan acuan untuk ditindaklanjuti oleh penyuluh  perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, dalam membuat rencana kerja.

Baca selengkapnya...
 
BENCANA BANJIR AWAL TAHUN 2014 KABUPATEN INDRAMAYU PDF Cetak Email
Senin, 10 Pebruari 2014 15:59

GAMBARAN UMUM BENCANA BANJIR Di INDRAMAYU

Hampir sepuluh hari dari tanggal 17-27 Januari 2014 hujan tidak berhenti di wilayah Indramayu yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Banjir kali ini paling parah dalam sepuluh tahun terakhir. Bencana banjir di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat makin meluas. Banjir itu melanda 317 desa yang tersebar di 31 kecamatan, dengan ketinggian bervariasi mulai dari 20 cm sampai lebih dari dua meter. banjir kali ini meluas di wilayah tengah dan timur. Di antaranya Kecamatan Krangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Balongan, Indramayu, Pasekan, Cantigi, Arahan, Kandanghaur dan Losarang. Di wilayah bagian timur, banjir merendam dengan ketinggian antara 1 meter hingga 2 meter dari permukaan air laut. Sementara banjir yang merendam wilayah barat, sudah mulai surut. Banjir hanya masih merendam rumah-rumah warga yang lokasinya jauh dari jalur pantura dengan ketinggian sekitar 2 meter – 3 meter dari permukaan air laut.

Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Halaman 4 dari 10